Cara Membuat Pembeli Tertarik Membeli BarCara Membuat Pembeli Tertarik Membeli Barang dan Jasa Yang Anda Pasarkang dan Jasa Yang Anda Pasarkan

Cara Membuat Pembeli Tertarik Membeli Barang dan Jasa Yang Anda Pasarkan

Apa kabar ghost writer dan penulis lepas Indonesia? Pada artikel kali ini kita akan membahas artikel marketing mengenai cara menarik minat pembeli untuk membeli barang atau jasa yang kita pasarkan. Bagaimana strategi marketing menjual barang? Mari kita diskusikan bersama.

Tantangan penjualan utama yang dihadapi penjual permintaan aplikasi baru bukanlah tentang bagaimana Anda meyakinkan seorang pembeli yang sedang berada pada tahap berbelanja untuk memilih produk Anda. Tantangan penjualan utama yang dihadapi tim penjualan sebuah produk minimarket adalah sebaliknya, yaitu bagaimana Anda menciptakan permintaan pembeli untuk permintaan aplikasi baru Anda.

Penciptaan permintaan ini harus dicapai khususnya dengan pembeli yang pada kontak perdana telah menunjukkan rasa ingin tahu tentang aplikasi baru ini, namun masih jauh dari keputusan untuk mengambil produk.

Sekali lagi, dalam kebanyakan kasus, penjual aplikasi baru umumnya menghubungi pembeli yang masih berada pada tahap kepuasan. Misalnya, ada sales motor Honda yang menghubungi customer yang sudah merasa yakin dengan salah satu produk mereka. Penjual ini selanjutnya secara khusus akan menjadi sibuk membantu pembeli menyadari kebutuhan aktif mereka akan penawaran aplikasi baru.

Realitas proses pembuatan keputusan dalam skenario permintaan aplikasi baru menunjukkan bahwa kebanyakan pembeli tidak pernah memasuki tahap berbelanja ketika pembeli memasuki proses pembuatan keputusan mereka pada tahap kepuasan.

Hal ini bertentangan dengan hakikat kebijaksanaan penjualan tradisional yang mengatakan bahwa pembeli meluangkan banyak waktu untuk mengevaluasi alternatif, berbelanja secara kompetitif, melihat-lihat berbagai opsi, dan mengembangkan kriteria penjualan. Kenyataannya, hal ini jarang sekali pernah terjadi pada sebagian besar pembeli produk atau jasa skala besar.

Hal ini disebabkan oleh satu alasan sederhana, yaitu pembeli pada tahap kepuasan yang telah diberitahu tentang cara yang lebih baik oleh seorang wirausahawan yang menjual penawaran ini. Mereka jarang mau memasuki tahap berbelanja setelah mereka mengembangkan maksud untuk bertindak atau membeli produk minimarket lokal atau sepeda motor Honda yang dipasarkan.

Yang kebanyakan penjual lakukan adalah langsung bergerak menuju tahap perlindungan. Tahap tersebut adalah fase dimana pembeli berusaha mengurangi resiko yang mungkin timbul pada tahap peluncuran sepenuhnya penawaran aplikasi baru ini.

Sebagai kemungkinan lain, jika seorang pembeli menentukan sendiri cara yang lebih baik, menyadari sendiri adanya kebutuhan aktif, tanpa pengaruh seorang wiraniaga, ia akan memasuki tahap berbelanja dan mengevaluasi berbagai penawaran alternatif sebelum bergerak memasuki tahap perlindungan. Semoga artikel marketing ini bisa memberi inspirasi bagi proyek penulisan artikel marketing penulis lepas, ghost writer dan freelancer writer Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *